Saat musim dingin, terutama dalam rangka menyambut Natal, terdapat beragam hiasan cahaya setiap malamnya di kota-kota Jepang. Ternyata, tak hanya hiasan cahaya dengan beraneka ragam bentuk, seperti pohon natal dan rusa yang dapat dinikmati keindahannya. Gemerlapnya kota dimalam hari pun menjadi daya tarik tersendiri untuk diamati, terutama dari ketinggian tertentu.
Jika pada hari pertama kedatangan kami melihat keindahan kota Tokyo dari Tokyo Tower, maka satu minggu setelahnya kami berkunjung tuk menikmati kota Yokohama dengan menaiki ferris wheel di daerah Minatomirai.
Ferris wheel tersebut sangat besar, rangkanya memantulkan warna biru muda, dan terdapat jam digital besar yang dapat terlihat dari jarak yang cukup jauh. Mungkin diameter ferris wheel tersebut lebih dari 100 meter. Untuk dapat menaikinya, kami harus mengantri hampir satu jam karena banyak orang yang mengantri. Ditempat tersebut tak hanya ferris wheel yang menjadi primadona, terdapat pula roller coster dan beberapa wahana permainan lainnya.
Di dalam ferris wheel yang kami tumpangi, kota Yokohama dapat terlihat dari berbagai ketinggian. Lajunya lambat sehingga kami punya cukup banyak waktu untuk menikmati pemandangan tersebut. Seperti kota-kota lainnya di Jepang, kota Yokohama tertata rapi. Disana terdapat banyak gedung pencakar langit yang menjulang tinggi.
Wisata kota ini mengingatkan bahwa kota di Jepang memang berbeda dengan di Indonesia. Di Jepang, semuanya sangat tertata dan nyaris tak ada kesemrawutan. Mungkin itu perbedaan yang cukup terasa karena jika dilihat dari bentuk wisata, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.
Recent Comments