<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Never Ending Study</title>
	<atom:link href="http://mylearningissue.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mylearningissue.wordpress.com</link>
	<description>sebuah pembelajaran tiada henti</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Jan 2012 12:47:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mylearningissue.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Never Ending Study</title>
		<link>http://mylearningissue.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mylearningissue.wordpress.com/osd.xml" title="Never Ending Study" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mylearningissue.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Info Biaya FK Unpad</title>
		<link>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/12/01/info-fk-unpad-arsip-tahun-lalu/</link>
		<comments>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/12/01/info-fk-unpad-arsip-tahun-lalu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2011 21:39:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>almahira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[biaya]]></category>
		<category><![CDATA[FK Unpad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mylearningissue.wordpress.com/2009/02/03/info-fk-unpad-arsip-tahun-lalu/</guid>
		<description><![CDATA[Siapa bilang kuliah di FK Unpad itu mahal? -maksud saya, 2 juta/semester memang mahal. Tapi kalau kamu keberatan (misalnya jadi anak FK Unpad), kamu harus rajin ke Sub Bagian Kemahasiswaan (SBK). Di SBK kamu bisa cari informasi beasiswa sampai minta keringanan ke fakultas. Selain bebas SPP kamu malah bisa dapat bantuan biaya hidup Rp 500rb/bulan&#160;&#8230; <a href="http://mylearningissue.wordpress.com/2011/12/01/info-fk-unpad-arsip-tahun-lalu/">Read&#160;more</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=62&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa bilang kuliah di FK Unpad itu mahal?</p>
<p>-maksud saya, 2 juta/semester memang mahal. Tapi kalau kamu keberatan (misalnya jadi anak FK Unpad), kamu harus rajin ke Sub Bagian Kemahasiswaan (SBK). Di SBK kamu bisa cari informasi beasiswa sampai minta keringanan ke fakultas. Selain bebas SPP kamu malah bisa dapat bantuan biaya hidup Rp 500rb/bulan selama satu tahun.-</p>
<p>Ini sekadar informasi biaya bagi yang ingin melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran Unpad. Meskipun banyak yang berceloteh kalau biaya di FK Unpad itu setinggi langit, jangan berkecil hati dulu. Karena belum tentu informasi yang kita dengar itu sumbernya valid.</p>
<p>Sejak saya masuk FKUP, sudah 2-3 kali terjadi pergantian biaya pokok dan biaya semesteran.</p>
<p><strong>Jalur SMUP</strong></p>
<p>Sumbangan awal: minimal Rp 175 juta. Ini dari saya masuk sampai sekarang belum berubah. Dari tahun 2007 sampai 2010 (tahun 2011 saya ga ngikutin), jumlah mahasiswa yang masuk lewat jalur ini sekitar 50 orang.</p>
<p>SPP per semester:</p>
<p>masuk tahun 2007: Rp 1.725.000</p>
<p>masuk tahun 2008-sekarang: Rp 2.000.000</p>
<p><strong>Jalur SNMPTN</strong></p>
<p>Sumbangan, OSPEK, KTM, kemahasiswaan, jas lab, dll:</p>
<blockquote><p>masuk tahun 2007: Rp 2.700.000</p>
<p>masuk tahun 2008-sekarang: saya kurang tau. maaf ya&#8230;</p></blockquote>
<p>SPP per semester:</p>
<blockquote><p>masuk tahun 2007: Rp 1.725.000</p>
<p>masuk tahun 2008-sekarang: Rp 2.000.000</p></blockquote>
<p>Biaya POMA (sumbangan orangtua):</p>
<blockquote><p>masuk tahun 2007: Rp 15.000.000</p>
<p>masuk tahun 2008-sekarang: katanya sih udah ga ada.</p></blockquote>
<p><strong>Biaya Lain</strong></p>
<blockquote><p>masuk 2007: ga ada. paling uang kostan sama uang sehari-hari.</p>
<p>masuk 2008-sekarang: ada uang asrama. 1 kamar katanya 1 juta/bulan. tapi bisa dihuni 2 atau 4 orang. Jadi sekamar patungan RP 500.000 (untuk yang 2 orang) dan Rp 250.000 (untuk yang 4 orang) &#8211;&gt; mohon koreksi kalau salah.</p></blockquote>
<p>Nah, menurut informasi terbaru, tahun 2011 ini memang agak berat. Karena biaya sumbangan bangunan, biaya SPP selama 1 semester, biaya asrama selama 1 tahun, dan biaya lainnya harus dibayar sekaligus, yaitu sebesar 12 juta (lagi-lagi mohon koreksi kalau salah). Tapi tetap sih, Unpad akan memberi keringanan. Misalnya boleh dicicil atau minta beasiswa. Asal membuat pernyataan tertulis dan tentunya mau repot-repot ngurus dong&#8230; hihihi</p>
<div id="attachment_275" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><a href="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/12/dscn9403.jpg"><img class="size-full wp-image-275" title="baligo penyambutan maba" src="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/12/dscn9403.jpg?w=640" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Selamat datang di FK Unpad</p></div>
<p><em>Berapa sih jumlah mahasiswa yang diterima lewat SNMPTN?</em></p>
<p>waktu saya masuk tahun 2007, ada 131 mahasiswa.</p>
<p>2008: 120 mahasiswa</p>
<p>2009: 130 mahasiswa</p>
<p>2010: 100 mahasiswa. Kenapa? Karena mulai tahun ini, ada beasiswa bidik misi dan pemerintah jabar untuk daerah. Jadi ya jatah kursi untuk SNMPTN dikurangi (analisis sendiri, jadi ga valid ya&#8230;). Tapi menurutku, sebagai anak daerah, perlu juga sih space khusus untuk anak daerah. Karena kan di daerah ga seperti di kota besar yang kalau mau ikut SNMPTN bisa bimbel dan dapat tips dan trik menaklukkan soal. Jadi ya rata-rata memang berjuang lebih keras. Belum lagi standar persaingan dan informasi yang bisa didapat di daerah dan di kota yang berbeda.</p>
<p>2011: saya ga tahu&#8230; soalnya sekarang saya sudah ga di Jatinangor.</p>
<p>Biaya koas lebih cihuy lagi, Rp 2.000.000/semester. Dan kita ga ada biaya tambahan lagi, cukup bayar uang SPP saja. Kalau ga punya uang? Lagi-lagi jangan malas urus ke SBK ya&#8230;</p>
<div id="attachment_278" class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><a href="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/12/dsc02818.jpg"><img class="size-full wp-image-278" title="kelompok koas" src="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/12/dsc02818.jpg?w=640&#038;h=480" alt="" width="640" height="480" /></a><p class="wp-caption-text">Kelompok koass saya saat dibagian kedokteran nuklir</p></div>
<p>Catatan:</p>
<p>kata Prof. Tri (dekan FK Unpad), kalau misalnya ga sanggup bayar, menghadap aja ke dekanat untuk minta keringanan. Jangan sampai karena ga ada biaya, ga jadi kuliah di kedokteran. Pihak dekanat pasti bantu kok.</p>
<p>Semoga informasi ini bermafaat…</p>
<p>Tulisan ini hasil revisi tulisan pada tanggal 3 Februari 2009</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mylearningissue.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mylearningissue.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mylearningissue.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mylearningissue.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mylearningissue.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mylearningissue.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mylearningissue.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mylearningissue.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mylearningissue.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mylearningissue.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mylearningissue.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mylearningissue.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mylearningissue.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mylearningissue.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=62&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/12/01/info-fk-unpad-arsip-tahun-lalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>101</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/12/dsc02818.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/12/dsc02818.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">kelompok koas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ff4210a54aebd44144d146bb3a7f0a49?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">almahira</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/12/dscn9403.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">baligo penyambutan maba</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/12/dsc02818.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kelompok koas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Letter of Motivation</title>
		<link>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/11/29/letter-of-motivation/</link>
		<comments>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/11/29/letter-of-motivation/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 09:52:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>almahira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[clerkship]]></category>
		<category><![CDATA[letter]]></category>
		<category><![CDATA[motivation]]></category>
		<category><![CDATA[motivation letter]]></category>
		<category><![CDATA[scholarship]]></category>
		<category><![CDATA[unpad]]></category>
		<category><![CDATA[writing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mylearningissue.wordpress.com/?p=259</guid>
		<description><![CDATA[Last week, I was trying to make a motivation letter in english for scholarship in my campus. I plan to post my letter on my blog if I am chosen. But, eventhough I am not chosen, maybe some people can use my letter as a sample. Being the candidate or not, I hope my blogs&#8217;&#160;&#8230; <a href="http://mylearningissue.wordpress.com/2011/11/29/letter-of-motivation/">Read&#160;more</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=259&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Last week, I was trying to make a <em>motivation letter</em> in english for scholarship in my campus. I plan to post my letter on my blog if I am chosen. But, eventhough I am not chosen, maybe some people can use my letter as a sample. Being the candidate or not, I hope my blogs&#8217; reader can have a reference from my experience. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Thanks for <a href="http://emundus.wordpress.com/2009/11/18/motivation-letter-statement-of-purpose/" target="_blank">erasmus mundus’s blog </a>in Bahasa Indonesia, which inspires me a lot during my process.</p>
<div id="attachment_267" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/11/train-ticket2.jpg"><img class="size-medium wp-image-267" title="ticket to go" src="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/11/train-ticket2.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">letter of motivation such as a ticket for our destination</p></div>
<p>Remember, in <em>letter of motivation</em>, we need to mention at least 4 points:</p>
<ol>
<li>Who are you and what is your  best thing?</li>
<li>Reason for choosing a subject in that field.</li>
<li>What will you do if you are chosen.</li>
<li>After finish, what is your goal and act?</li>
</ol>
<p>This is my <em>letter of motivation</em>. If you want to make a copy, please add the source and copyright. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;">LETTER OF MOTIVATION</p>
<p>My name is Almahira Az Zahra, a clerkship student in Faculty of Medicine Padjadjaran University, batch 2007.</p>
<p>Since I was senior high school, i am interested into society problem, especially about how people facing their health problem. I also have a concern about teenage reproductive health, HIV/AIDS, child and maternal health. Later on,  I join with SCORA-CIMSA in campus and NGO Mitra Citra Remaja (MCR) Bandung to learn alot about these problem. Nowaday, besides on my academic duty, i am still active in MCR as a speaker relating to health program in in radio Paramuda Bandung.</p>
<p>Basically, I like volunteering, because it can widening our perception, enlighten our mind, and sharpen our skill ability due to some discussion, interaction with people, and how we work together. So, every Saturday evening, I also attend public speaking and debating society forum to improve my english. And since October, i become a media volunter in salman media to learn about journalism.</p>
<p>Looking from my background, I am applying to be part of the Radboud University program especially on public health and HIV/AIDS subjects. In public health field, I am interested to analized how social, economic, people’s mind, and political context can determine health status in a society – moreover, in a country. I also want to learn how to make a good health strategic for local action during weekly paper and discussion session. In HIV/AIDS field, i want to learn about how developed and developing country give attention to the HIV/AIDS phenomenon and give the special attention for HIV patiens in their society.</p>
<p>Besides of that, by participating in Radboud University program, I want to learn about the netherland society, their culture, and european history and arts. Also, i want to make a friends with another international student and learn how to build a long-term relationship for professional purpose. If I elected, I want to share many good things from netherland with friends and communities, at least by writing on my personal blog.</p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mylearningissue.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mylearningissue.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mylearningissue.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mylearningissue.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mylearningissue.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mylearningissue.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mylearningissue.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mylearningissue.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mylearningissue.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mylearningissue.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mylearningissue.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mylearningissue.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mylearningissue.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mylearningissue.wordpress.com/259/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=259&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/11/29/letter-of-motivation/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/11/train-ticket2.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/11/train-ticket2.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">ticket to go</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ff4210a54aebd44144d146bb3a7f0a49?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">almahira</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/11/train-ticket2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ticket to go</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Program Berantas Kebutaan</title>
		<link>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/08/29/program-berantas-kebutaan/</link>
		<comments>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/08/29/program-berantas-kebutaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Aug 2011 17:08:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>almahira</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[blindness]]></category>
		<category><![CDATA[dokter muda]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mylearningissue.wordpress.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Hari itu hari terakhir sebelum kami cuti lebaran. Hari dimana kami belajar tentang pentingnya sebuah kebijakan. Hari itu, saya berada di ruang koass, bersama 23 teman lainnya ditemani seorang pembimbing yang bercerita mengenai keberhasilan India dalam memberantas kebutaan. Kami ditanya satu-persatu “Berapa angka kebutaan di Indonesia?” Tak satupun dari kami yang mengetahui angka pasti,&#160;&#8230; <a href="http://mylearningissue.wordpress.com/2011/08/29/program-berantas-kebutaan/">Read&#160;more</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=250&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.vision2020.org/image/news_items/image-150-orig.gif"><img class="aligncenter" src="http://www.vision2020.org/image/news_items/image-150-orig.gif" alt="" width="300" height="427" /></a></p>
<p>Hari itu hari terakhir sebelum kami cuti lebaran.</p>
<p>Hari dimana kami belajar tentang pentingnya sebuah kebijakan.</p>
<p>Hari itu, saya berada di ruang koass, bersama 23 teman lainnya ditemani seorang pembimbing yang bercerita mengenai keberhasilan India dalam memberantas kebutaan.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">Kami ditanya satu-persatu “Berapa angka kebutaan di Indonesia?”</p>
<p>Tak satupun dari kami yang mengetahui angka pasti, yang pasti menurut beliau, di Indonesia angkanya mencapai 1,5%.</p>
<p>Bayangkan! Satu setengah persen dari sekitar 225 juta jiwa artinya hampir 3,5 juta jiwa penduduk Indonesia mengalami kebutaan. Itu belum termasuk angka yang terancam kebutaan atau bahkan mungkin itu data yang baru tercatat di pusat data nasional.</p>
<p>Kembali ke soal India dan proyek pemberantasaan kebutaan.</p>
<p>Kebijakan tersebut bermula dari tingginya angka kebutaan di India.</p>
<p>Karena hal tersebut, persatuan dokter mata di sana berembuk mencari solusi agar masalah tersebut dapat terselesaikan dengan baik. Saya kira, tak perlu dijelaskan urgensi dari mata itu sendiri apa, sampai sebegitu diperhatikannya organ tersebut.</p>
<p>Maka, setelah berembuk, mereka mengirim perwakilannya untuk berdiskusi dengan pemerintahnya. Setelah itu, terbentuklah kesepakatan yang menyatakan bahwa semua barang yang berhubungan dengan kesehatan mata bebas pajak. Efeknya? Tentu saja semua alat berbau optik, bahan-bahan untuk operasi mata, menjadi sangat murah. Hasilnya? India menjadi negara yang berhasil memberantas kebutaan. Bahkan kini, India telah dijadikan contoh bagi negara-negara lain, seperti halnya keberhasilan Indonesia dalam program keluarga berencana.</p>
<p>Lalu, kapan Indonesia bisa seperti India?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mylearningissue.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mylearningissue.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mylearningissue.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mylearningissue.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mylearningissue.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mylearningissue.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mylearningissue.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mylearningissue.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mylearningissue.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mylearningissue.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mylearningissue.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mylearningissue.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mylearningissue.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mylearningissue.wordpress.com/250/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=250&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/08/29/program-berantas-kebutaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ff4210a54aebd44144d146bb3a7f0a49?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">almahira</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.vision2020.org/image/news_items/image-150-orig.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mudik</title>
		<link>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/08/29/mudik/</link>
		<comments>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/08/29/mudik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Aug 2011 14:24:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>almahira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mylearningissue.wordpress.com/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[Minggu kedua bulan Ramadhan, jalan di Kota Bandung masih sama seperti biasa. Macet di daerah Pasteur pada malam minggu, ramai orang berbelanja kebutuhan lebaran di Pasar Baru, hingga mahasiswa yang masih berkegiatan di Kampus. Pun dengan terminal bis Cicaheum, masih sama seperti biasa, belum ada tanda-tanda kenaikan jumlah penumpang untuk mudik. Mudik tak milik orang&#160;&#8230; <a href="http://mylearningissue.wordpress.com/2011/08/29/mudik/">Read&#160;more</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=247&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu kedua bulan Ramadhan, jalan di Kota Bandung masih sama seperti biasa. Macet di daerah Pasteur pada malam minggu, ramai orang berbelanja kebutuhan lebaran di Pasar Baru, hingga mahasiswa yang masih berkegiatan di Kampus. Pun dengan terminal bis Cicaheum, masih sama seperti biasa, belum ada tanda-tanda kenaikan jumlah penumpang untuk mudik. Mudik tak milik orang Indonesia pada saat musim hari raya tiba. Mudik terbesar terjadi pada bulan Februari di China, saat perayaan imlek dimulai. Tak kurang dari 1 milyar manusia ikut andil dalam fenomena tahunan ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada umumnya, masyarakat mempersiapkan bekal mereka untuk pulang ke kampung halaman satu minggu sebelum hari raya berlangsung. Daftar kebutuhan pun mulai disiapkan jauh-jauh hari, mulai dari suvenir khas kota perantauan, pakaian jadi, makanan, hingga <em>angpau</em> untuk dibagikan pada handai taulan di kampung. Tak lupa kendaraan pun dipersiapkan agar tampil prima selama perjalanan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari semua persiapan hingga pelaksanaan mudik, kendala yang sering dikeluhkan selama mudik adalah besarnya pengeluaran yang kadang tak terkendali. Hal ini biasanya muncul karena adanya pengeluaran ekstra, yang sebenarnya bisa dihindari sejak awal. Misalnya saja kegiatan mentraktir, terlalu belanja banyak oleh-oleh, hingga berwisata tak sesuai rencana. Alasan satu tahun sekali seolah menjadi sebuah pembenaran tersendiri, namun bila kita tak bijak dalam mencermati, akhirnya malah bisa menjadi mala petaka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berikut tips-tips untuk mengatur keuangan agar tidak <em>overbudget</em>:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Buat <em>cash and flow </em>yang jelas sejak awal.</li>
</ol>
<p>Pembukuan memang sedikit merepotkan, terutama bagi orang yang belum terbiasa. Akan tetapi, jika kita terbiasa melakukannya sejak awal, jumlah uang kita dapat terlihat dengan jelas, sehingg lebih memudahkan dalam pengelolaannya. Kebiasaan yang sering muncul saat mudik adalah tak mengindahkan <em>cash and flow</em>, tak heran kantung pun akhirnya jebol.</p>
<ol>
<li>Pisahkan tiap kebutuhan dalam amplop khusus.</li>
</ol>
<p>Terkesan pelit, tetapi kita perlu mempertimbangkan kebutuhan harus dipenuhi dan yang tidak perlu dipenuhi. Misalnya saja uang angpau. Tentukan siapa saja yang akan kita beri, jumlahnya, dan pisahkan dalam amplop terpisah. Contoh lain adalah anggaran makan, jangan sampai melebihi batas ‘jatah’ karena masuk restoran yang tak sesuai <em>budget</em>. Ingat! Mudik itu yang penting adalah kebersamaan, bukan semata berwisata dengan mengeluarkan uang bany ak.</p>
<ol>
<li>Rencanakan keberangkatan jauh-jauh hari.</li>
</ol>
<p>Bagi pemudik dengan transportasi udara, harga tiket pesawat punya andil besar dalam menguras isi kantung. Sejak beberapa bulan sebelumnya, kita bisa mulai mencari harga tiket pesawat di internet untuk mendapat potongan harga. Semakin jauh pembelian tiket, biasanya harganya semakin murah dan kita bisa mengalokasikan dana ke sektor lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski mudik sudah menjadi tradisi yang kuat di masyarakat Indonesia, namun bukan berarti kita harus memaksakan diri untuk pulang kampung setiap tahun. Perencanaan sejak awal harus dipertimbangkan agar tak menimbulkan kesusahan bagi diri sendiri. <em>(alma)</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>*Tugas menulis SMTJ</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mylearningissue.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mylearningissue.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mylearningissue.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mylearningissue.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mylearningissue.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mylearningissue.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mylearningissue.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mylearningissue.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mylearningissue.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mylearningissue.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mylearningissue.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mylearningissue.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mylearningissue.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mylearningissue.wordpress.com/247/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=247&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/08/29/mudik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ff4210a54aebd44144d146bb3a7f0a49?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">almahira</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Summer in July</title>
		<link>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/07/13/summer-in-july/</link>
		<comments>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/07/13/summer-in-july/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jul 2011 10:24:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>almahira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cita-Cita]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mylearningissue.wordpress.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu sempat merasa salah jurusan. Meski masuk kedokteran pilihan sendiri, selama perjalanannya, ternyata bidang sosial yang lebih menarik minat. Akan tetapi, genap perjalanan menuntut ilmu selama 4 tahun semakin meyakinkan bahwa ilmu ini memang yang akan dipilih dan sudah tepat. Semoga kedepannya semakin memantapkan hati. &#160; 13 Juli 2011 *sebentar lagi mau jadi&#160;&#8230; <a href="http://mylearningissue.wordpress.com/2011/07/13/summer-in-july/">Read&#160;more</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=244&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu sempat merasa salah jurusan. Meski masuk kedokteran pilihan sendiri, selama perjalanannya, ternyata bidang sosial yang lebih menarik minat. Akan tetapi, genap perjalanan menuntut ilmu selama 4 tahun semakin meyakinkan bahwa ilmu ini memang yang akan dipilih dan sudah tepat. Semoga kedepannya semakin memantapkan hati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>13 Juli 2011</p>
<p>*sebentar lagi mau jadi koass, semoga menyenangkan selalu&#8230;*</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mylearningissue.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mylearningissue.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mylearningissue.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mylearningissue.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mylearningissue.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mylearningissue.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mylearningissue.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mylearningissue.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mylearningissue.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mylearningissue.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mylearningissue.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mylearningissue.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mylearningissue.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mylearningissue.wordpress.com/244/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=244&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/07/13/summer-in-july/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ff4210a54aebd44144d146bb3a7f0a49?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">almahira</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antraks, Endemi yang Tak Kunjung Usai!</title>
		<link>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/04/10/antraks-endemi-yang-tak-kunjung-usai/</link>
		<comments>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/04/10/antraks-endemi-yang-tak-kunjung-usai/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Apr 2011 10:54:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>almahira</dc:creator>
				<category><![CDATA[activity]]></category>
		<category><![CDATA[anthrax]]></category>
		<category><![CDATA[endemi]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[kulit]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[sapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mylearningissue.wordpress.com/2011/04/10/antraks-endemi-yang-tak-kunjung-usai/</guid>
		<description><![CDATA[Akhir Februari lalu marak berita tentang penyakit antraks yang menyerang warga Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut, pemerintah Boyolali mengambil langkah cepat dengan melakukan pengobatan dan pemberian vaksi kepada ternak sapi di Boyolali. Sudah menjadi rahasia umum bahwa di Indonesia, penanganan penyakit dilakukan ketika wabah telah muncul di masyarakat. Sehingga tak heran&#160;&#8230; <a href="http://mylearningissue.wordpress.com/2011/04/10/antraks-endemi-yang-tak-kunjung-usai/">Read&#160;more</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=243&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir Februari lalu marak berita tentang penyakit antraks yang menyerang warga Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut, pemerintah Boyolali mengambil langkah cepat dengan melakukan pengobatan dan pemberian vaksi kepada ternak sapi di Boyolali.</p>
<p>Sudah menjadi rahasia umum bahwa di Indonesia, penanganan penyakit dilakukan ketika wabah telah muncul di masyarakat. Sehingga tak heran apabila kita menemukan penyakit akan muncul secara berulang di tempat yang sama dalam waktu yang singkat.</p>
<p>Wabah antraks sendiri merupakan hal yang biasa terjadi setiap tahun di Indonesia. Pada 2010 wabah ini pernah terjadi di Sragen (Jawa Tengah) dan Goa (Sulawesi Selatan). Bahkan pada tahun 2009, wabah antraks sempat juga terjadi di Boyolali, kendati kejadiannya di lokasi berbeda.</p>
<p>Serba Serbi Antraks<br />
Antraks adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Bakteri ini berbentuk batang, bisa membentuk spora, tidak mempunyai alat gerak atau non-motil, un-aerob, dan merupakan bakteri gram positif. Penyakit ini bisa menyerang hewan maupun manusia (zoonosis) melalui kontak langsung dengan bibit penyakit yang ada di hewan atau daging, tanah dan rumput. </p>
<p>Hampir semua hewan berdarah panas bisa terkena penyakit antraks. Di Indonesia, penyakit ini sering dijumpai pada kerbau, sapi, kambing, domba, kuda, dan babi. Secara epidemiologi, Bacillus anthracis menyukai tanah berkapur dan tanah yang bersifat basa (alkalis). Umumnya antraks menyerang hewan pada musim kering (kemarau), dimana rumput sangat langka, sehingga sering terjadi pada ternak (terutama kuda) tertular lewat makan rumput yang tercabut sampai akarnya. Lewat akar rumput inilah bisa terbawa pula spora dari antraks. </p>
<p>Penyakit antraks dikenal dengan bermacam-macam nama, seperti Radang Kura, Radang Limpa (karena hewan yang diserang limpanya membengkak dan gembur), Malignant Pustula, Malignant Edema, Woolsoster&#8217;s Disease, Ragpickers Disease, Splenic Fever atau Charbon. Sedangkan masyarakat Jawa Barat menyebut dengan Caneung Hideung. </p>
<p>Bacillus anthracis memiliki dua tahap dalam siklus hidupnya yaitu fase vegetatif dan spora. Spora yang masuk ke tubuh inang (manusia atau herbivora) akan berubah menjadi bentuk vegetatif, kemudian berkembang biak. Sebelum inangnya mati, sejumlah besar bentuk vegetatif bakteri antraks memenuhi darah dan bisa keluar dari dalam tubuh melalui pendarahan (hidung, mulut, anus, dll). Ketika inang mati dan oksigen tidak tersedia lagi di dalam darah, bentuk vegetatif itu memasuki fase dorman. Jika fase dorman berkontak dengan oksigen di udara bebas, ia akan bersporulasi (membentuk spora).<br />
Fase spora umumnya berada di tanah dan sangat stabil. Tak hanya itu, spora tersebut juga bisa terus hidup selama beberapa dekade. untuk mematikan spora diperlukan pemanasan dengan sterilisasi hingga suhu 100 derajat celsius, tetapi pemusnakan dengan cara ini masih bisa gagal. Karena ketahanannya terhadap lingkungan buruk, spora antraks sering digunakan sebagai senjata biokimia dengan bentuk sediaan media bubuk tertentu. </p>
<p>Klasifikasi Penyakit Antraks<br />
Terdapat 3 tipe penyakit antraks, yaitu antraks yang menginfeksi kulit, paru-paru, dan sistem pencernaan (jarang). Pada kasus Boyolali, penderita mengalami antraks kulit, yang tingkat risiko kefatalannya paling rendah. Satu sampai tujuh hari sejak pertama terinfeksi, akan muncul papul pruritus. Pada awalnya menyerupai gigitan serangga. Papul dengan cepat berkembang menjadi vesikel, berkembang menjadi pastul, dan akhirnya menjadi ulkus nekrotik dengan berdiameter 1-3 cm dan eschar hitam di tengah. Setelah itu timbul edema, limfangitis, limfadenopati dan gejala sistemik. Dalam waktu 7-10 hari, eschar berkembang penuh, menjadi kering, lusen dan terpecah-pecah. Gejala yang timbul biasanya terjadi pada permukaan lengan atau tangan, sering pula diikuti pada bagian wajah dan leher.</p>
<p>Antraks yang memiliki resiko kematian paling tinggi adalah antraks paru. Umumnya, penderita terkena wabah akibat serangan bioteroris. Mula-mula spora yang terhirup oleh manusia akan masuk ke alveoli, mengalami fagositosis oleh macrophag, selanjutnya dibawa ke mediastinum dan kelenjar getah bening di daerah peribronkial melalui kelenjar limfatik. Disinilah spora membelah diri, menjadi bakteri aktif (fase vegetatif) dan memproduksi toksin edema dan toksin lethal. Toksin akan membunuh sel di dekatnya, lalu memperlihatkan gejala klinis yang diakibatkan oleh adanya kematian sel sedikit demi sedikit. Proses tersebut menyebabkan terjadinya pembengkakan dan pendarahan. Infeksi kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui sistem sirkulasi darah, membuat beberapa organ tubuh mulai tidak berfungsi dan sistem sirkulasi pun kolaps. Gejala awal mirip seperti infeksi virus, yaitu demam, lemas, dan rasa tidak nyaman dibagian dada atau abdomen yang secara cepat semakin parah. Masa inkubasi hingga menyebabkan kematian diperkirakan terjadi hanya dalam waktu 48 jam.</p>
<p>Preventif dan Kuratif<br />
Jadi, karena di Indonesia sering muncul wabah antraks, apakah antraks merupakan penyakit daerah tropis? Ternyata tidak! Bahkan Pulau Corsica di wilayah Perancis pun pernah diisolasi akibat antraks hampir selama 40 tahun. Karena sifatnya yang bisa bertahan selama berpuluh-puluh tahun inilah, setidaknya salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah mengetahui pencegahan dan pengobatannya. Sebagai pencegahan, dapat digunakan vaksin antraks, terutama pada hewan ternak. Sedangkan pengobatannya dengan menggunakan antibiotik, seperti amoxicillin, vanomycin, ciprofloxacin, doxicyline, eritromycin, penicillin, tetracycline, streptomycine, dan chloramphenicol. Semakin cepat diagnosis ditegakkan disertai pemberian antibiotik, semakin cepat pula jiwa penderita bisa terselamatkan.  (alma)</p>
<p>Tulisan untuk buletin WDK Medicinus FK Unpad edisi Maret 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mylearningissue.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mylearningissue.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mylearningissue.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mylearningissue.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mylearningissue.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mylearningissue.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mylearningissue.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mylearningissue.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mylearningissue.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mylearningissue.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mylearningissue.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mylearningissue.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mylearningissue.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mylearningissue.wordpress.com/243/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=243&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/04/10/antraks-endemi-yang-tak-kunjung-usai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ff4210a54aebd44144d146bb3a7f0a49?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">almahira</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selenium sebagai Antikanker Prostat</title>
		<link>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/25/selenium-sebagai-antikanker-prostat/</link>
		<comments>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/25/selenium-sebagai-antikanker-prostat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Mar 2011 11:24:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>almahira</dc:creator>
				<category><![CDATA[activity]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mylearningissue.wordpress.com/?p=234</guid>
		<description><![CDATA[Prostat Saya hanya ingat ketika siaran, salah seorang pendengar khawatir dengan kata prostat. Asosiasi prostat nampaknya tertanam kuat tentang keganasan (kanker).Prostat sendiri merupakan salah satu kelenjar dari organ reproduksi pria, yang fungsinya untuk memberikan sifat basa pada cairan semen (mani) agar sperma dapat bertahan hidup dilingkungan asam di organ reproduksi wanita. Secara anatomi, letak prostat&#160;&#8230; <a href="http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/25/selenium-sebagai-antikanker-prostat/">Read&#160;more</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=234&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Prostat </strong></em></p>
<p><em><strong> </strong></em>Saya hanya ingat ketika siaran, salah seorang pendengar khawatir dengan kata prostat. Asosiasi prostat nampaknya tertanam kuat tentang keganasan (kanker).Prostat sendiri merupakan salah satu kelenjar dari organ reproduksi pria, yang fungsinya untuk memberikan sifat basa pada cairan semen (mani) agar sperma dapat bertahan hidup dilingkungan asam di organ reproduksi wanita. Secara anatomi, letak prostat berada tepat dibawah kantung kemih, membentuk cincin pada saluran kencing dibawah organ tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jadi, sudah jelas. Prostat dan keganasan kanker prostat adalah dua hal yang berbeda. Akan tetapi, kanker prostat kini cukup menyita perhatian. Selain karena kekhawatiran terkait organ reproduksi, angka kesakitan (terutama saat berkemih) dan angka kematiannya pun cukup tinggi bila tidak ditangani dengan segera.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dilihat dari perjalanan penyakitnya, kanker prostat masih belum dapat diketahui dengan pasti penyebabnya. Tetapi diyakini bahwa umumnya penyakit ini diawali oleh peradangan yang berlangsung lama (kronis) dan akhirnya merubah sel-sel prostat menjadi ganas dan tak terkendali pertumbuhannya.Radang pada kelenjar prostat tak harus selalu karena infeksi bakteri. Namun karena posisi anatomi prostat &#8216;kurang menguntungkan&#8217;, kelenjar ini memang lebih rentan terhadap infeksi bakteri. Diantaranya dari golongan E. coli, Klebsiella, Enterobacteria, Proteus, dan Serratia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Proses radang atau inflamasi yang menjadi pencetus kanker masih belum diketahui. Teori lama berhasil menemukan bahwa pertumbuhan sel tak terkendali pada kanker terjadi karena adanya &#8216;kekacauan&#8217; regulasi di dalam sel itu sendiri. Akan tetapi, teori baru telah berkembang jauh lebih pesat. Ada mekanisme lain yang mengatur regulasi sel agar semua proses kehidupan dalam sel berjalan dengan baik. Salah satunya adalah sistem imun dalam tubuh (daya tahan) yang berperan penting dalam proses inflamasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagaimana proses imun dalam tubuh terjadi? Bayangkan saja sebuah transmisi elektronik dalam perjalanan telekomunikasi dari telpon rumah ke telpon selular. Awalnya mengangkat telpon, menekan tombol, kode nomor berfungsi sebagai sinyal dalam serat optik, kemudian disampaikan kepada satelit penerima yang nantinya akan mengirim sinyal ke pemilik telpon selular, dan Kring.. Kring..! Begitu pun proses yang sama terjadi ketika dua orang saling berbincang dalam telpon. Setidaknya ada 6 langkah yang harus dijalankan. Tidak boleh ada yang terlewat dan susunannya tidak boleh berubah. Salah satu menghilang, maka proses selanjutnya akan terhenti atau terjadi gangguan saat proses komunikasi berlangsung.Begitu pun dalam proses pembentukan sel kanker. Ada sinyal-sinyal yang hilang dalam perjalanan yang membuat perkembangannya tak terkendali. Sehingga untuk memunculkan atau menghilangkan sinyal merugikan ini, diperlukan pengaruh zat lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hari ini, saya kembali ikut IM3 untuk bermain (buat cari suasana baru). Topik hari ini mengenai mekanisme sebuah zat yang dapat menghambat pembentukan mediator inflamasi dalam tubuh. Kenapa harus dihambat? Karena ternyata, pada kondisi normal, mediator inflamasi memang memberi efek menyembuhkan. Tetapi pada kasus keganasan, mediator ini membantu sel kanker untuk terus berkembang. Sehingga perlu dihambat.Adalah selenium, mikronutrien yang berperan dalam berbagai fungsi normal tubuh termasuk sistem imun. Selenium juga berperan penting dalam pertumbuhan dan kematian sel. Sedangkan TLR4 (toll-like receptor) merupakan salah satu mediator inflamasi dalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap benda asing, seperti bakteri, jamur, dan virus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penelitian terbaru menemukan bahwa infeksi kronis dan proses inflamasi dapat mengakibatkan tumorigenesis (pembentukan sel tumor) melalui aktivasi TLR4. Efek lebih lanjut, aktivasi TLR4 ini bisa merangsang sel kanker (karsinogenesis) dengan membuat daerah inflamasi yang mendukung sel tumor untuk terus tumbuh. Selain itu, terjadi penurunan imun tubuh akibat inflamasi kronis. Dalam kasus kanker prostat, terdapat ekspresi TLR4 yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel tumor, serta penyebaran sel kanker dalam tubuh (metastatis). Proses ini terjadi karena TLR4 menurunkan imun tubuh melalui senyawa TGF-b1 dan faktor pembentuk pembuluh darah VEGF.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika kita kembali pada analogi transmisi elektrik pada kabel telpon, maka proses dalam kanker prostat yaitu: infeksi mengaktifkan TLR4, kemudian TLR4 mengakibatkan terekspresinya TGF-b1 dan VEGF yang akhirnya mendukung sebuah lingkungan untuk sel kanker berkembang. Tentu prosesnya tidak sesederhana itu, masih ada sinyal-sinyal kimia dan ekspresi gen yang terkait dalam proses tersebut. Efek selenium sebagai antikanker bekerja pada jalur sinyal dari NF-kB. NF-kB merupakan jalur sinyal penting perkembangan tumor dalam kelenjar prostat. Sehingga diharapkan, selenium dapat menghambat perkembangan kanker prostat dengan menekan aktivasi sinyal TLR4-NFkB. Penelitian yang berlangsung di laboratorium menunjukkan bahwa diperlukan tambahan lipopolisakarida untuk memberikan efek terhadap sinyal target.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Akan tetapi, pengaruh selenium sebagai antikanker pada kanker prostat sangat tergantung pada dosis pemberian. Sehingga selenium belum digunakan sebagai tambahan dalam terapi kanker. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, mekanisme kanker cukup kompleks sehingga penanganannya tidak cukup hanya dengan satu cara. Ini terkait dengan banyaknya sinyal, selain regulasi sel itu sendiri yang berperan dalam pembentukannya. Maka benarlah pepatah mencegah lebih baik dari pada mengobati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>8 Februari 2011.</em></p>
<p><em>ditulis untuk membunuh kebosanan dalam perjalanan Bandung-Jatinangor seusai mengikuti Journal Reading.</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mylearningissue.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mylearningissue.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mylearningissue.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mylearningissue.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mylearningissue.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mylearningissue.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mylearningissue.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mylearningissue.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mylearningissue.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mylearningissue.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mylearningissue.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mylearningissue.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mylearningissue.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mylearningissue.wordpress.com/234/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=234&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/25/selenium-sebagai-antikanker-prostat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ff4210a54aebd44144d146bb3a7f0a49?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">almahira</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wisata Kota: Minatomirai, Yokohama</title>
		<link>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/20/wisata-kota-minatomirai-yokohama/</link>
		<comments>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/20/wisata-kota-minatomirai-yokohama/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 09:27:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>almahira</dc:creator>
				<category><![CDATA[activity]]></category>
		<category><![CDATA[gunma]]></category>
		<category><![CDATA[student exchange]]></category>
		<category><![CDATA[unpad]]></category>
		<category><![CDATA[yokohama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mylearningissue.wordpress.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[Saat musim dingin, terutama dalam rangka menyambut Natal, terdapat beragam hiasan cahaya setiap malamnya di kota-kota Jepang. Ternyata, tak hanya hiasan cahaya dengan beraneka ragam bentuk, seperti pohon natal dan rusa yang dapat dinikmati keindahannya. Gemerlapnya kota dimalam hari pun menjadi daya tarik tersendiri untuk diamati, terutama dari ketinggian tertentu. &#160; Jika pada hari pertama&#160;&#8230; <a href="http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/20/wisata-kota-minatomirai-yokohama/">Read&#160;more</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=221&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat musim dingin, terutama dalam rangka menyambut Natal, terdapat beragam hiasan cahaya setiap malamnya di kota-kota Jepang. Ternyata, tak hanya hiasan cahaya dengan beraneka ragam bentuk, seperti pohon natal dan rusa yang dapat dinikmati keindahannya. Gemerlapnya kota dimalam hari pun menjadi daya tarik tersendiri untuk diamati, terutama dari ketinggian tertentu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika pada hari pertama kedatangan kami melihat keindahan kota Tokyo dari Tokyo Tower, maka satu minggu setelahnya kami berkunjung tuk menikmati kota Yokohama dengan menaiki ferris wheel di daerah Minatomirai.</p>
<p><a href="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/03/dsc00167.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-223" title="DSC00167" src="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/03/dsc00167.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Ferris wheel tersebut sangat besar, rangkanya memantulkan warna biru muda, dan terdapat jam digital besar yang dapat terlihat dari jarak yang cukup jauh. Mungkin diameter ferris wheel tersebut lebih dari 100 meter. Untuk dapat menaikinya, kami harus mengantri hampir satu jam karena banyak orang yang mengantri. Ditempat tersebut tak hanya ferris wheel yang menjadi primadona, terdapat pula roller coster dan beberapa wahana permainan lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di dalam ferris wheel yang kami tumpangi, kota Yokohama dapat terlihat dari berbagai ketinggian. Lajunya lambat sehingga kami punya cukup banyak waktu untuk menikmati pemandangan tersebut. Seperti kota-kota lainnya di Jepang, kota Yokohama tertata rapi. Disana terdapat banyak gedung pencakar langit yang menjulang tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wisata kota ini mengingatkan bahwa kota di Jepang memang berbeda dengan di Indonesia. Di Jepang, semuanya sangat tertata dan nyaris tak ada kesemrawutan. Mungkin itu perbedaan yang cukup terasa karena jika dilihat dari bentuk wisata, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mylearningissue.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mylearningissue.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mylearningissue.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mylearningissue.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mylearningissue.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mylearningissue.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mylearningissue.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mylearningissue.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mylearningissue.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mylearningissue.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mylearningissue.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mylearningissue.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mylearningissue.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mylearningissue.wordpress.com/221/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=221&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/20/wisata-kota-minatomirai-yokohama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ff4210a54aebd44144d146bb3a7f0a49?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">almahira</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/03/dsc00167.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00167</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wisata Sejarah Jepang: Kamakura</title>
		<link>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/20/wisata-sejarah-jepang-kamakura/</link>
		<comments>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/20/wisata-sejarah-jepang-kamakura/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 08:56:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>almahira</dc:creator>
				<category><![CDATA[activity]]></category>
		<category><![CDATA[gunma]]></category>
		<category><![CDATA[kamakura]]></category>
		<category><![CDATA[kuil]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[student exchange]]></category>
		<category><![CDATA[unpad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mylearningissue.wordpress.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[Ada beragam agama di Negara Jepang, umumnya adalah agama Shinto dan Budha. Tetapi berdasarkan presentasi dari mahasiswa Gunma, mayoritas penduduknya tidaklah beragama (atheis). Kunjungan ke kuil Kamakura merupakan salah satu perjalanan kami untuk melihat ragam keberagamaan di negara tersebut. Tak hanya itu, kami juga mengunjungi museum yang memperlihatkan artefak dari beragam era pemerintahan Jepang. &#160;&#160;&#8230; <a href="http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/20/wisata-sejarah-jepang-kamakura/">Read&#160;more</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=218&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada beragam agama di Negara Jepang, umumnya adalah agama Shinto dan Budha. Tetapi berdasarkan presentasi dari mahasiswa Gunma, mayoritas penduduknya tidaklah beragama (atheis). Kunjungan ke kuil Kamakura merupakan salah satu perjalanan kami untuk melihat ragam keberagamaan di negara tersebut. Tak hanya itu, kami juga mengunjungi museum yang memperlihatkan artefak dari beragam era pemerintahan Jepang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kuil Kamakura merupakan kuil bagi pemeluk agama Budha. Meskipun di Indonesia juga banyak peninggalan kuil agama Budha, dari segi arsitektur amatlah berbeda. Jika arsitektur Indonesia sangat dipengaruhi oleh arsitektur India, maka kuil-kuil Budha di Jepang dipengaruhi oleh negara China.</p>
<p><a href="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/03/dsc00034.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-219" title="DSC00034" src="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/03/dsc00034.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Sebelum masuk ke kuil utama, kami harus berjalan kaki terlebih dahulu setelah masuk melalui gerbang depan. Gerbang pertama tersebut berupa sebuah gapura berwarna merah yang dijaga oleh patung berbentuk singa disisi kanan dan kirinya. Jalan yang dilewati tersebut sepertinya khusus digunakan khusus untuk berjalan kaki karena tidak ada orang yang bersepeda didalamnya. Sepanjang jalan tersebut terdapat pohon sakura yang pada musim semi berbunga dengan indah. Karena kami berkunjung pada musim dingin, pohon sakura tersebut hanya tampak sebagai ranting kering tanpa daun dan bunga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah berjalan sekitar 200 meter, kami masuk ke gerbang kedua. Bentuknya sama, hanya saja tak ada patung singa yang berjaga. Tetapi ini bukanlah gerbang untuk memasuki kuil. Jika ingin masuk kedalam kuil, kami harus menyebrangi sebuah jembatan kemudian menaiki tangga. Lagi-lagi kami berjalan kaki untuk mencapai tujuan utama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sesampainya didalam kuil, kami tidak diperkenankan untuk menggunakan kamera karena sedang berlangsung kegiatan beribadah umat Budha. Ada dua aktivitas beribadah didalamnya. Pertama di dalam kuil, dimana biksu berdoa. Kedua sebuah kotak besar untuk berdoa, pemeluk agama melemparkan uang koin kedalam kotak tersebut, menepukkan kedua telapak tangannya dua kali, lalu tenggelam dalam doanya masing-masing.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada bagian lain dari kuil tersebut terdapat museum sejarah Jepang. Masing-masing dari kami harus membayar tiket sebesar 200 yen. Museum tersebut agak sedikit gelap untuk menjaga kualitas barang kuno peninggalan sejarah agar tidak rusak oleh cahaya. Didalamnya kami melihat catatan pemerintahan kuno seperti pada zaman edo, dekorasi tandu, senjata, hingga gaya bangunan kuno. Kami juga melihat kain kimono berlapis sepuluh dan berlapis tiga, yang menurut salah seorang teman kami, itu merupakan kimono yang digunakan oleh dewa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari kuil Kamakura, perjalanan berlanjut ke daerah lain dimana patung Budha besar berada. Seperti kuil budha di Asakusa, terdapat pula tempat untuk mengambil air. Mungkin kalau dalam agama Islam, semacam tempat untuk berwudhu. Patung Budha itu sangat besar dengan posisi khas Budha, duduk bersila dan kedua jari-jari tangan bertemu dengan dikepal. Ditempat itu, kami juga dapat melihat replika besar  terompah khas Jepang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalan sejarah ini setidaknya mengingatkan kami bahwa tempat peribadatan umat tak hanya sekedar untuk beribadah bagi pemeluk agamanya. Dewasa kini, hal tersebut digunakan sebagai sumber pariwisata.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mylearningissue.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mylearningissue.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mylearningissue.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mylearningissue.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mylearningissue.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mylearningissue.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mylearningissue.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mylearningissue.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mylearningissue.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mylearningissue.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mylearningissue.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mylearningissue.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mylearningissue.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mylearningissue.wordpress.com/218/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=218&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/20/wisata-sejarah-jepang-kamakura/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ff4210a54aebd44144d146bb3a7f0a49?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">almahira</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mylearningissue.files.wordpress.com/2011/03/dsc00034.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00034</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Radioterapi, Unggulan Rumah Sakit Universitas Gunma</title>
		<link>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/20/radioterapi-unggulan-rumah-sakit-universitas-gunma/</link>
		<comments>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/20/radioterapi-unggulan-rumah-sakit-universitas-gunma/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 08:34:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>almahira</dc:creator>
				<category><![CDATA[activity]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[exchange]]></category>
		<category><![CDATA[gunma]]></category>
		<category><![CDATA[student]]></category>
		<category><![CDATA[unpad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mylearningissue.wordpress.com/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[Setiap rumah sakit memiliki keunggulannya masing-masing. Misalnya, jika Rumah Sakit Hasan Sadikin memiliki bagian kedokteran nuklir terunggul se-Indonesia, maka Rumah Sakit Pendidikan Universitas Gunma memiliki teknologi terapi radiasi Heavy Metal Ion, terutama untuk pasien onkologi. Disana, kami pun menyempatkan diri untuk berkunjung kesana, yang merupakan bagian dari departemen Radiotherapy. &#160; Seperti kunjungan-kunjungan sebelumnya, kami diperbolehkan&#160;&#8230; <a href="http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/20/radioterapi-unggulan-rumah-sakit-universitas-gunma/">Read&#160;more</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=215&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap rumah sakit memiliki keunggulannya masing-masing. Misalnya, jika Rumah Sakit Hasan Sadikin memiliki bagian kedokteran nuklir terunggul se-Indonesia, maka Rumah Sakit Pendidikan Universitas Gunma memiliki teknologi terapi radiasi <em>Heavy Metal Ion, </em>terutama untuk pasien onkologi. Disana, kami pun menyempatkan diri untuk berkunjung kesana, yang merupakan bagian dari departemen <em>Radiotherapy</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seperti kunjungan-kunjungan sebelumnya, kami diperbolehkan untuk melihat peralatan pendukung. Dibagian <em>Radiotherapy, </em>kami diajak berkeliling melihat berbagai fasilitas seperti MRI dan CT-SCAN.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah puas berkeliling, kami berpindah ke gedung lain untuk melihat fasilitas terapi <em>heavy metal ion (carbon ion) </em>yang merupakan teknologi paling modern dalam pengobatan kanker. Fasilitas ini hanya tersedia di 5 tempat didunia. Prinsip kerjanya sama seperti teknik radiasi pada umumnya, yaitu tansfer energi partikel dari ion. Pembedanya adalah ion yang digunakan secara kimia lebih berat dari helium, seperti ion karbon, neon, silikon, dan argon.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama ini kita belajar bahwa pengobatan kanker umumnya dengan radiasi, kemoterapi, atau tindakan invasif (pembedahan) dengan beragam efek samping yang akan dialami penderita. Berbeda dengan terapi <em>heavy metal </em>ion, pasien menggunakan metode non-invasive, tanpa rasa sakit, dan nyaris tanpa efek samping.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terapi dengan metode ini membutuhkan waktu satu bulan dengan total 16 kali kunjungan (4 kali seminggu). Waktu yang digunakan pun tergolong cepat karena hanya membutuhkan waktu 20 detik penyinaran dalam sekali terapi. Selain waktu pengobatan yang singkat, keunggulan lain dari terapi ini adalah minimnya kerusakan pada organ sekitar kanker dan efektif untuk kanker yang resistan terhadap pengobatan radiasi yang konvensional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan, untuk menyelesaikan satu paket terapi yang memakan waktu satu bulan ini pasien harus merogoh kocek yang tidak sedikit, yaitu sekitar 300 ribu yen (330 juta rupiah). <em>(monik)</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mylearningissue.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mylearningissue.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mylearningissue.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mylearningissue.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mylearningissue.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mylearningissue.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mylearningissue.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mylearningissue.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mylearningissue.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mylearningissue.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mylearningissue.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mylearningissue.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mylearningissue.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mylearningissue.wordpress.com/215/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mylearningissue.wordpress.com&amp;blog=3779434&amp;post=215&amp;subd=mylearningissue&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mylearningissue.wordpress.com/2011/03/20/radioterapi-unggulan-rumah-sakit-universitas-gunma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ff4210a54aebd44144d146bb3a7f0a49?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">almahira</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
