Never Ending Study

sebuah pembelajaran tiada henti

Cerita


Mungkin tulisan ini bermanfaat, mungkin juga tidak sama sekali.

Ku dengar kabar ada dua muda-mudi yang terkena batunya akibat perbuatan mereka sendiri.

Mereka harus di drop out karena foto-foto naked mereka berdua yang sudah tersebar luas. Parahnya lagi, guru-guru mengetahui kabar tersebut dari murid SMA lain. Lucunya, foto-foto mereka tersebar luas akibat kecerobohan si pemuda yang meminjamkan telepon genggamnya pada teman-temannya. Aku tak habis pikir mengapa dia bisa seceroboh itu.

Si pemuda kelas XII dan si pemudi kelas X. Ini membuatku cukup terkejut. Hm, apa perkembangan dunia sudah terlalu maju hingga orang tidak malu berbuat asusila.

Mungkin sebagian orang berpikir, wajar anak muda ingin mengabadikan apa yang ingin mereka kenang. Tapi menurutku ini terlalu bodoh mengingat mereka masih duduk di SMA. Wajar pula bila ada asumsi ini bukan yang pertama kalinya bagi mereka melakukan hal seperti itu. Mungkin pada tahapan yang lebih lanjut?

Aku bisa terima kalau itu terjadi di kota-kota besar. Tapi di Tasikmalaya? Di sekolah yang notabene rohisnya cukup kuat membenamkan kukunya dalam kehidupan sekolah. Di sekolah yang identik dengan kata berpendidikan.

Apa tak ada sedikit pun rasa malu pada Sang Pencipta?

Apa mereka tak memikirkan bagaimana perasaan orangtua mereka?

Apa mereka tak berpikir tentang masa depan mereka?

Atau tentang pandangan masyarakat?

Seandainya mereka tahu bahwa opini masyarakat itu tak pernah bisa diabaikan…

Seandainya mereka tahu bagaimana perasaan seorang pendidik, terutama orangtua…

>>Kalau mereka tahu, mereka tak mungkin melakukan itu<<

Aku tak tahu motif mereka apa. Kesenangan? Kekecewaan? Iseng? Rutinitas? Pelampiasan? Atau apa pun itu yang tidak aku mengerti. Aku hanya tahu rasonalitas mereka terhalang kabut tebal. Hanya itu…

3 comments on “Cerita

  1. Prita
    June 4, 2008

    remaja sekarang udah banyak keracunan media2 yg ga bener…

  2. m4rp4un6
    July 9, 2008

    Kejadian seperti itu memang udah banyak terjadi, terutama di kota besar yang selalu up to date dengan teknologi modern. Jika melihat latar belakang wilayah, tentu alma akan lebih terkejut lagi dengan Aceh, serambi mekkah yang menerapkan syariat Islam itu juga tidak luput dari rekaman mesum hasil generasi mudanya sendiri. Ada kasus rekaman seorang PNS berbuat mesum dengan pegawai honornya yang dilakukan di meja kepala dinas, ada pula dua anak sekolah setingkat SMA dipaksa melakukan adegan mesum di pantai Lhoknga oleh beberapa orang dewasa yang menangkap basah mereka sebelumnya. Ada pula 2 remaja yang melakukannya di kebun kelapa sawit. Semua itu direkam, disebarluaskan dan dikonsumsi oleh anak-anak remaja juga… Hebat-hebat koq remaja sekarang

  3. almahira
    July 10, 2008

    serem juga yah? hm,, apa ini karena kebablasan dalam pendidikan seks atau cuma rasa penasaran aja dikalangan remaja? dari dulu alma pernasaran, dalam islam sendiri kan udah ngatur tentang pendidikan seks (salah satunya dengan memisahkan tempat tidur anak laki-laki dan perempuan pada batas usia tertentu). Idealnya, kalau misalnya kita jadi orangtua, atau sebagai pendidik, pada usia berapa kita harus mulai mengenalkan pendidikan seks? soalnya anak zaman sekarang kan beda sama zaman alma dulu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 1, 2008 by in Kisah.
%d bloggers like this: