Never Ending Study

sebuah pembelajaran tiada henti

Perjalanan Menuju Universitas Gunma – bagian 3


Kali ini, saya mau berbagi sedikit tentang strategi yang bisa teman-teman atur untuk bisa (setidaknya) lolos tahap pertama. Tentunya ini berdasarkan obral-obrol dengan beberapa teman sebelumnya.

Pertama, nilai IPK cumlaude. Klise? Pastinya. Tapi 82% dari mahasiswa yang lolos tahap pertama berstatus cumlaude. Itu fakta yang cukup tak terbantahkan.

Kedua, curriculum vitae. Prosentasenya cukup besar: Dua puluh lima persen! Kabar baiknya ini didapat dari kegiatan kemahasiswaan sehari-hari. Maka dari itu, mulai sekarang cobalah sedikit lebih rajin menulis CV. Bukan hanya untuk seleksi ini saja, melainkan melatih kita untuk menyiapkan CV saat telah lulus kuliah. Terkesan pamrih karena menjalankan aktivitas demi CV? Saya rasa tidak. Justru dengan menuliskannya, kita belajar untuk menghargai diri sendiri. Karena tak bisa dipungkiri, dimasa depan nanti, CV merupakan representasi diri kita yang tertulis diatas kertas.

Berikut ini merupakan aspek-aspek penilaian CV berdasarkan format fakultas dengan rentang waktu tiga tahun terakhir:

Kegiatan Organisasi Kemahasiswaan

a)      Kegiatan Organisasi Intra-kampus (maksimum 6 kegiatan terunggul)

b)      Kegiatan Organisasi Ekstra-kampus (maksimum 6 kegiatan terunggul )

c)       Kegiatan Kepanitiaan Intra-kampus (maksimum 6 kegiatan terunggul)

d)      Kegiatan Kepanitiaan Ekstra-kampus (maksimum 6 kegiatan terunggul )

Kegiatan Ilmiah Mahasiswa

a)      Penghargaan Kegiatan Ilmiah (maksimum 7 Penghargaan)

b)      Hasil Penelitian Mahasiswa Intra-kampus (maksimum 5 Judul)

c)       Hasil Penelitian Mahasiswa Ekstra-kampus (maksimum 5 Judul)

d)      Penyaji Makalah/Moderator Kegiatan Ilmiah Intra-kampus (maksimum 10 Judul)

e)      Penyaji Makalah/Moderator Kegiatan Ilmiah Ekstra-kampus (maksimum 10 Judul)

f)       Peserta Seminar Ilmiah Intra-kampus (maksimum 15 Kegiatan)

g)      Peserta Seminar Ilmiah Ekstra-kampus (maksimum 15 Kegiatan)

Kegiatan Penunjang Lainnya

a)      Pengabdian pada Masyarakat Intra-kampus (maksimum 7)

b)      Pengabdian pada Masyarakat Ekstra-kampus (maksimum 7)

c)       Pengalaman kerja (maksimum 4)

d)      Peserta Pelatihan (maksimum 7 pelatihan)

e)      Prestasi dalam Bidang Penalaran, Minat dan Bakat (3 tahun terakhir)

Dari sekian banyak poin tersebut, ada perbedaan poin penilaian tentunya. Seperti jabatan dalam amanah (ketua, BPH, anggota), tingkat di kampus (jurusan, fakultas, perguruan tinggi), dan lingkup geografis (lokal, wilayah, nasional, internasional).

Maka, kalau mau atur strategi, banyak ikut kegiatan seminar saja. Poinnya cukup besar. Baik dikampus, fakultas lain, maupun universitas lain. Tapi tentu saja, harus yang sesuai minat.  Rugi kalau acaranya tidak bagus? Saya pikir tidak juga (kalau gratisan tapinya. haha), karena kita bisa mendapat ilmu dan teman-teman yang baru.

Pengabdian pada masyarakat pun poinnya cukup tinggi, meskipun jabatannya anggota. Kriterianya agak membingungkan, tetapi saya pikir kegiatan-kegiatan sosial yang pernah kita lakukan diluar kampus itu juga termasuk pengabdian kepada masyarakat. Pun dengan penelitian. Kansnya cukup besar, sekalian berlatih menjadi seorang peneliti muda tentunya.

Kepanitiaan? Kalau malas menjadi ketua atau koordinator, maka incarlah kegiatan setingkat perguruan tinggi, internasional, ataupun nasional. Begitupun dengan pelatihan-pelatihan.

Nilai tertinggi saya adalah CV. Padahal kalau dihitung-hitung, kontribusi saya tidak terlalu banyak di kampus. Apalagi kegiatan kemahasiswaan saya paling banyak sebelum memasuki tingkat tiga. Dua tahun pertama sebagai mahasiswa FK hanya berpikir sederhana: saya ingin mencoba banyak hal, ingin tahu banyak hal, ingin tahu dimana potensi diri bisa dimaksimalkan, dan mempersiapkan diri sebaik mungkin (tahun ketiga jadi apatis. haha). Maka dikepanitiaan, saya pernah ikut merasakan hampir seluruh seksi. Mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, danus, humas, acara, keamanan, konsumsi, logistik, publikasi, dokumentasi, dekorasi, dan LO. Kebanyakan sih jadi anggota.  Hmm… mungkin hanya bagian transportasi saja mungkin yang tak pernah  saya coba (ga punya kendaraan, boo). Seminar dan pelatihan saya ikuti karena saya benar-benar menginginkan ilmu dari kegiatan tersebut. Sedangkan karya tulis, karena ingin belajar saja bagaimana cara membuatnya dan tak mau ketinggalan dari teman-teman yang lain. Prestasi juga kebetulan saja menang, padahal niat awal hanya ingin meracuni pikiran orang lain dengan tulisan yang saya buat. Nilai CV anggap saja itu bonus. Bahkan kalau waktu itu pewawancara saya di MCR tak mengingatkan akan pentingnya CV, mungkin saya tidak akan pernah peduli sampai hari ini.

Beragam kegiatan kemahasiswaan akan membuka mata kita bahwa dalam hidup kita membutuhkan banyak hal. Tak hanya sekedar kenal dengan banyak orang, kita pun harus bisa mempersiapkan diri jika suatu hari nanti kita akan memimpin dan dipimpin orang lain. Disinilah kita akan mendapatkan nilai tersebut. Kemahasiswaan juga melatih kita untuk loyal, belajar akan integritas diri, dan yang terpenting berbagi mimpi dengan orang lain. Setidaknya itu yang saya rasakan sampai hari ini.

(tunggu kesotoyan tulisan keempat tentang makalah ya…)

One comment on “Perjalanan Menuju Universitas Gunma – bagian 3

  1. Firman To
    September 1, 2011

    Thanks Infonya…🙂
    Saya adalah mahasiswa LInkage IKM UNPAD-GUNMA dari Bappenas 2011,
    I really need any info about GUNMA Univ, could you share it with me??

    saya sedikit kesulitan mencariinfo mengenai GUNMA,
    thanks for your attention…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 29, 2010 by in activity, Beasiswa.
%d bloggers like this: